Jika ia berlalu tak akan kembali. Setiap hari dari waktu kta berlalu, berarti
ajal semakin dekat. Umur merupakan nikmat yang seseorang akan ditanya
tentangnya. Nabi bersabda yang artinya: “Tidak akan bergeser kaki manusia di
hari kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal: tentang
umurnya dalam apa ia gunakan,
tentang masa mudanya dalam apa ia habiskan,
tentang hartanya darimana ia peroleh dan dalam hal apa ia belanjakan, dan
tentang apa yang ia amalkan dari yang ia ketahui (ilmu).” (HR. At-Tirmidzi dari
jalan Ibnu Mas’ud radliyallahu anha. Lihat Ash-Shahihah, no. 946) Selagi kesempatan masih diberikan, jangan menunda-nunda lagi. Akankah seseorang menunda hingga apabila ajal menjemput, betis bertaut dengan betis, sementara lisanpun telah kaku dan tubuh tidak bisa lagi digerakkan ? Dan ia pun menyesali umur yang telah dilalui tanpa bekal untuk suatu kehidupan yang panjang ?! Allah berfirman menjelaskan penyesalan orang-orang kafir ketika datang kematian. “(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata: ‘Ya Rabbku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang shalih terhadap apa yang telah aku tinggalkan. ‘Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja.” (QS. Al-Mu’minun: 99-100)
Orang yang akan melakukan perjalanan jauh pasti akan menyiapkan perbekalan yang cukup. Lihatlah misalnya orang yang hendak menunaikan ibadah haji. Terkadang ia mengumpulkan harta dan perbekalan sekian tahun lamanya. Padahal itu berlangsung sebentar, hanya beberapa hari saja. Maka mengapa untuk suatu perjalanan yang tidak pernah ada akhirnya –yakni perjalanan akhirat- kita tidak berbekal diri dengan ketaatan ?! Padahal kita yakin bahwa kehidupan dunia hanyalah bagaikan tempat penyeberangan untuk sampai kehidupan yang kekal nan abadi yaitu kehidupan akhirat. Di mana manusia terbagi menjadi: ashabul jannah (penghuni surga) dan ashabul jahim (penghuni neraka)
Maka untuk apa lagi kita menunda dan menanti untuk beramal shaleh sedangkan umur terus bertambah dan kematian tak terhindarkan. Semoga allah ta'ala memberi karunia dan rahmat Nya kepada kita
Categories:
Artikel Islami,
Nasihat,
Semua Entri








